Oleh : Alya Apratalesa
selasa, 09 april 2013 23:50 WIB
Jika
saja mimpi itu berhenti, cinta ini akan terus berdikari. Mendamprat ego
yang kerap merajai. Jauh dari pasukan dengki apalagi memasuki jaringan
benci. Daerah persahabatan telah terisolasi dari hama penyakit hati.
Selalu bersemayam dan tak akan mudah mati.
Kisah yang kau bilang
berawal dari sebuah mimpi, pasti bisa menjadi sebongkah realita.
Tergantung bagaimana kau merawatnya, memupuk dan menyirami atau malah
membiarkan dan jarang menyentuhnya. Dengan cinta, kehidupan dimensimu
akan terbuka.. Mengumpulkan cerita dalam kendali ingatanmu, berkutat
mesra bersama kisah2mu. Walau tak seindah dalam dongeng, setidaknya
keusangan itu telah tergantikan. Tetaplah memasang raut muka senyummu,
ketika kedua telingamu mendengar pilu. Tetap busungkan dada, ketika
hatimu merasa sendu.
Karena kehadiran kalian malam ini, rasa
sakit ditubuhku seketika musnah, entah lenyap kemana.. Mungkin karena
cinta.. YA!! Ketulusan cinta yang mampu menggerakkan kaki kalian
perlahan menghampiriku. Kentalnya persahabatan membuat segalanya terasa
sempurna. Do'a yang kalian panjatkan meyakinkan gigiku untuk sembuh.
Canda tawa kalian sebagai obat penawar linu, dengan cepat mengusir
kuman2 yang menggerogoti gusi. Hingga sepatah kata hanya mampu terucap
lirih dari bibirku, "aku sayang kalian".. Nyaris tak ada seorangpun yang menyadari.
Satu
per satu wajah kalian silih berganti. Senyum lepas kalian menyeringai,
menghantui alam khayalku. Endapan air mata ini mengambang, hingga tak
mampu menahan bendungan yang dengan perlahan jatuh membasahi pipi.
Ingatanku kembali pada beberapa waktu yang lalu. Berjuta2 rekaman video
& foto memaksaku bernostalgia. Tak lama lagi kalian aka pergi,
meninggalkanku bersama serpihan kisah2 yang kini hanya menjadi sejarah
yang terlewat. Kisah dan cerita mungkin akan berhenti sebentar lagi.
Tapi, biarkan cinta ini tetap ada, biarkan hati ini menyimpannya..
Biarkan waktu ini memutar ulang kisah dan cerita kita suatu hari nanti..
Percayalah!! Mimpi itu dapat terwujud, walaupun kebersamaan ini tak
akan berlanjut. Tiada sajak yang berdetak, tiada kata yang menganga.
Tiada yang mampu menggantikan posisi kalian..
Di penghujung
akhirussanah nanti ku lambaikan tangan. Melepas kepergian kalian yang
perlahan menjauh hingga diujung belokan. Perpisahan ini menyakitkan
kawan.. Lebih sakit dari sakit gigiku malam ini.. Tak dapat ku bayangkan
hadirnya hari itu.. Derai tangis bercampur bahagia karena wisuda.
Berdiri dihadapan beratus2 orang.. aku berhasil, kalian berhasil, KITA
BERHASIL.. Genap 6 tahun kita bersama. Dan akan membekas hingga ajal
menjemputku kembali padaNya. Sampai di sini perjumpaan kita bernada.
Sekali lagi, Biarkan cinta ini abadi meskipun kisah dan cerita kita
berhenti.. sapa terakhirku untuk kalian...
"sampai jumpa kawanku..
semoga kita selalu..
menjadi sebuah kisah klasik,
untuk masa depan..."
teruntuk : renz chue dan kawan-kawanku tercinta.